<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Penggila Gaya Hidup Sehat formulasehat.com &#187; olah raga</title>
	<atom:link href="http://formulasehat.com/tag/olah-raga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://formulasehat.com</link>
	<description>Komunitas Penggila Gaya Hidup Sehat dan Dokter Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Aug 2010 03:37:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Banyak Makan Kok Kurus ?</title>
		<link>http://formulasehat.com/penyakit/diabetes/banyak-makan-kok-kurus</link>
		<comments>http://formulasehat.com/penyakit/diabetes/banyak-makan-kok-kurus#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 13:11:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[cuci darah]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[gagal ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[gula darah]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[insulin]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[mata kabur]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[olah raga]]></category>
		<category><![CDATA[pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[rendah kalori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://formulasehat.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Itulah yang sering terjadi pada penyandang Diabetes , sering makan ,minum tapi badan semakin kurus saja&#8230;&#8230; Dalam seri pembahasan Diabetes kali ini kita akan bahas mengenai apa itu Diabetes , Penyebab Diabetes dan gejala yang dapat terjadi pada orang penyandang Diabetes, Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://formulasehat.com/ruangtunggu/apakah-kamu-makan-snack-ini-sebelum-tidur' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah kamu makan snack ini sebelum tidur?'>Apakah kamu makan snack ini sebelum tidur?</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/aturan-emas-dalam-makan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aturan Emas dalam Makan (1)'>Aturan Emas dalam Makan (1)</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/222' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Malas Makan Sahur'>Jangan Malas Makan Sahur</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://formulasehat.com/wp-content/uploads/2009/11/diabetes-cek-darah.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-398" title="diabetes-cek-darah" src="http://formulasehat.com/wp-content/uploads/2009/11/diabetes-cek-darah.jpg" alt="diabetes-cek-darah" width="126" height="95" /></a></p>
<p>Itulah yang sering terjadi pada penyandang Diabetes , sering makan ,minum tapi badan semakin kurus saja&#8230;&#8230;</p>
<p>Dalam seri pembahasan Diabetes kali ini kita akan bahas mengenai apa itu Diabetes , Penyebab Diabetes dan gejala yang dapat terjadi pada orang penyandang Diabetes,</p>
<p>Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat ,sehingga gula darah yang dihasilkan dari metabolisme makanan tak dapat diserap untuk dipakai sebagai energi tubuh untuk berbagai aktivitas tubuh.</p>
<p>Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi, meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam.<br />
Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya.<br />
Kadar gula darah yang normal cenderung meningkat secara ringan tetapi progresif setelah usia 50 tahun, terutama pada orang-orang yang tidak aktif.</p>
<p>Peran Insulin disini sangat penting  ,seprti kita ketahui insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh Pankreas dan dilepaskan kedalam peredaran darah untuk metabolisme makanan.</p>
<p><span id="more-397"></span></p>
<p>Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, merupakan zat utama yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang tepat.<br />
Insulin menyebabkan gula berpindah ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.<br />
Peningkatan kadar gula darah setelah makan atau minum merangsang pankreas untuk menghasilkan insulin sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah yang lebih lanjut dan menyebabkan kadar gula darah menurun secara perlahan.<br />
Pada saat melakukan aktivitas fisik kadar gula darah juga bisa menurun karena otot menggunakan glukosa untuk energi ,peran ini semua dapat terjadi karena ada insulin.dan adanya respon terhadap insulin dari sel-sel jaringan. misal sel-sel oto yang melakukan aktivitas gerakan..</p>
<p>PENYEBAB<br />
Diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal atau jika sel tidak memberikan respon yang tepat terhadap insulin.</p>
<p>Pembentukan insulin</p>
<p>Penderita diabetes mellitus tipe I (diabetes yang tergantung kepada insulin) menghasilkan sedikit insulin atau sama sekali tidak menghasilkan insulin.<br />
Sebagian besar diabetes mellitus tipe I terjadi sebelum usia 30 tahun.</p>
<p>Para ilmuwan percaya bahwa faktor lingkungan (mungkin berupa infeksi virus atau faktor gizi pada masa kanak-kanak atau dewasa awal) menyebabkan sistem kekebalan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Untuk terjadinya hal ini diperlukan kecenderungan genetik.<br />
Pada diabetes tipe I, 90% sel penghasil insulin (sel beta) mengalami kerusakan permanen. Terjadi kekurangan insulin yang berat dan penderita harus mendapatkan suntikan insulin secara teratur.</p>
<p>Pada diabetes mellitus tipe II (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin, NIDDM), pankreas tetap menghasilkan insulin, kadang kadarnya lebih tinggi dari normal. Tetapi tubuh membentuk kekebalan terhadap efeknya, sehingga terjadi kekurangan insulin relatif.<br />
Diabetes tipe II bisa terjadi pada anak-anak dan dewasa, tetapi biasanya terjadi setelah usia 30 tahun.<br />
Faktor resiko untuk diabetes tipe II adalah obesitasI  80-90% penderita mengalami obesitas. Diabetes tipe II juga cenderung diturunkan.</p>
<p># Penyebab diabetes lainnya adalah: Kadar kortikosteroid yang tinggi<br />
# Kehamilan (diabetes gestasional)<br />
# Obat-obatan<br />
# Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.</p>
<p><img class="aligncenter" title="Diabetes dan Pankreas Insulin" src="http://organikganesha.files.wordpress.com/2009/09/pancreas_072.jpg" alt="" width="450" height="450" /></p>
<p>GEJALA<br />
Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi.<br />
Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih.<br />
Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri).</p>
<p>Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).</p>
<p>Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).</p>
<p>Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga.<br />
Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.</p>
<p>Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan.<br />
Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan.</p>
<p>Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum.<br />
Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis).<br />
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton.<br />
Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.</p>
<p>Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakann atau penyakit yang serius.</p>
<p>Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala-gejala semala beberapa tahun.<br />
Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis.<br />
Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.</p>
<p>Adakah Anda dalam kriteria Diabetes ?    atau Anda curiga ada persamaan dengan Gejala Diabetes ?<br />
Segera saja Konsultasikan masalah Anda ke dokter keluarga Anda</p>
<p><a href="http://nusahealth.com/konsultasi-dokter.htm" target="_blank"><img class="alignleft" src="http://nusahealth.com/image_nusahealth/konsultasi-dokter.jpg" alt="" width="219" height="54" /></a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://formulasehat.com/ruangtunggu/apakah-kamu-makan-snack-ini-sebelum-tidur' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah kamu makan snack ini sebelum tidur?'>Apakah kamu makan snack ini sebelum tidur?</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/aturan-emas-dalam-makan' rel='bookmark' title='Permanent Link: Aturan Emas dalam Makan (1)'>Aturan Emas dalam Makan (1)</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/222' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Malas Makan Sahur'>Jangan Malas Makan Sahur</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://formulasehat.com/penyakit/diabetes/banyak-makan-kok-kurus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Akibat Gaya Hidup Moderen !</title>
		<link>http://formulasehat.com/health-lifestyle/kanker-akibat-gaya-hidup-modern</link>
		<comments>http://formulasehat.com/health-lifestyle/kanker-akibat-gaya-hidup-modern#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 06:51:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[cepat saji]]></category>
		<category><![CDATA[cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[darah tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[diet]]></category>
		<category><![CDATA[fast food]]></category>
		<category><![CDATA[garam]]></category>
		<category><![CDATA[gendut]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[olah raga]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[serat]]></category>
		<category><![CDATA[sigaret]]></category>
		<category><![CDATA[tembabakau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://formulasehat.com/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa sering Anda mampir ke kedai fast food ? dan seberapa sering Anda berolah raga dalam seminggunya ?  ,dari berbagai pengamatan saya terhadap lingkungan teman-teman dan keluarga , sudah hampir pasti Anda lebih sering mampir di kedai fast food dari pada berolah raga ! Gaya hidup modern sangat memengaruhi pola hidup sehat seseorang. Karena gaya [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/referensi-gaya-hidup-sehat' rel='bookmark' title='Permanent Link: Referensi Gaya Hidup Sehat'>Referensi Gaya Hidup Sehat</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/referensi-info-kesehatan-gaya-hidup-sehat-modern' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dimana Referensi Info Kesehatan &#8220;Gaya Hidup Sehat Modern&#8221; Anda?'>Dimana Referensi Info Kesehatan &#8220;Gaya Hidup Sehat Modern&#8221; Anda?</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/bahaya-merokok/merokok-sebagai-pilihan-hidup' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merokok Sebagai Pilihan Hidup ?'>Merokok Sebagai Pilihan Hidup ?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://formulasehat.com/wp-content/uploads/2009/10/burger-makanan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-354" title="burger-makanan-gaya-hidup-barat " src="http://formulasehat.com/wp-content/uploads/2009/10/burger-makanan.jpg" alt="burger-makanan-gaya-hidup-barat " width="113" height="111" /></a>Seberapa sering Anda mampir ke kedai fast food ? dan seberapa sering Anda berolah raga dalam seminggunya ?  ,dari berbagai pengamatan saya terhadap lingkungan teman-teman dan keluarga , sudah hampir pasti Anda lebih sering mampir di kedai fast food dari pada berolah raga !<br />
Gaya hidup modern sangat memengaruhi pola hidup sehat seseorang. Karena gaya hidup modern juga yang menyebabkan pola makan, rajin berolahraga, dan istirahat yang cukup sulit untuk dijalani.</p>
<p>Banyak alasan yang dipakai sebagai benteng pembenaran seperti terlalu sibuk, dan tidak adanya waktu luang sering menjadi salah satu alasan malas untuk berolahraga. Gaya hidup modern yang serba instan dan praktis, membuat orang malas untuk menjalankan pola hidup sehat.</p>
<p>Banyak kedai &#8211; kedai makanan cepat saji yang bertebaran disetiap sudut kota , walau harga relatif tinggi tetapi tak menyurutkan minat pembeli untuk menyantapnya bersama keluarga.<br />
Kandungan nutrisi di dalamnya pun tidak lagi dipertimbangkan dengan baik. Nutrisi yang diserap tubuh ketika mengonsumsi makanan jenis cepat saji tidak lengkap, dan lebih banyak kandungan lemaknya yang bisa membahayakan kesehatan juga dengan kandungan garam yang cukup tinggi ,sehingga tidak disadari akan memperberat peyantap yang telah ada darah tinggi atau hipertensinya..</p>
<p><span id="more-353"></span></p>
<p>Kandungan kalori ,garam dan kolesterol yang tinggi, serta rendah akan serat biasanya menyebabkan lemak terbentuk dengan mudah pada tubuh jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik atau rajin berolahraga. Beragam penyakit yang bisa timbul jika sering menyantap makanan cepat saji. Belum lagi bisa menyebabkan obesitas (kegemukan).<br />
Gaya hidup seperti ini dapat mengundang penyakit degeneratif ataupun penyakit yang banyak menyebabkan kematian di dunia seperti kanker.</p>
<p>Banyak penelitian yang pada akhirnya mengarah pada pola hidup dan pola makan yang salah sehingga timbulnya penyakit ,seperti pada kanker.<br />
Kanker adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh pola hidup seseorang yang tidak sehat. Dari tahun ke tahun, usia penderita kanker semakin muda saja. Kanker yang biasanya diidentikan penyakit bagi orang dewasa, kini bisa menyerang kawula muda. Karena itu, salah satu cara pencegahannya harus mulai disadari sejak dini. Yaitu melalui pemilihan asupan makanan yang tepat dalam keseharian.</p>
<p>Masih dari berbagai penelitian bahwa faktor eksternal menjadi penyumbang terjadinya kanker ,dibanding dengan faktor genetik atau keturunan yang yang hanya 5 sampai 10 persen ,sedang sisanya adalah faktor eksternal , seperti zat kimiawi , radiasi ,pola makan tak sehat dan tembakau .( data penelitian di Amerika Serikat )<br />
<img class="aligncenter" title="Gaya Hidup Barat penyebab Kegemukan" src="http://www.hipnoterapi.asia/images/gemuk_keturunan.jpg" alt="" width="158" height="170" /><br />
Di antara itu semua, pemakaian tembakau, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor yang paling banyak memengaruhi risiko kanker. Untuk data di Indonesia, statistiknya belum ada. Tetapi paling tidak data dari negeri Paman Sam tersebut bisa menggambarkan betapa faktor eksternal berpengaruh cukup besar pada kanker.  Karena trend gaya hidup masyarakat kita yang tanpa disadari meniru gaya hidup masyarakat amerika Serikat maka dapat di prediksikan hasilnya tak jauh berbeda</p>
<p>Bagaimana dengan Gaya Hidup Anda ?   Pola makanan Anda ?<br />
Segeralah beralih kepola hidup sehat . !  <a href="http://www.nusahealth.com" target="_blank">perbanyak olah raga Anda<br />
</a><br />
.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/referensi-gaya-hidup-sehat' rel='bookmark' title='Permanent Link: Referensi Gaya Hidup Sehat'>Referensi Gaya Hidup Sehat</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/health-lifestyle/referensi-info-kesehatan-gaya-hidup-sehat-modern' rel='bookmark' title='Permanent Link: Dimana Referensi Info Kesehatan &#8220;Gaya Hidup Sehat Modern&#8221; Anda?'>Dimana Referensi Info Kesehatan &#8220;Gaya Hidup Sehat Modern&#8221; Anda?</a></li>
<li><a href='http://formulasehat.com/bahaya-merokok/merokok-sebagai-pilihan-hidup' rel='bookmark' title='Permanent Link: Merokok Sebagai Pilihan Hidup ?'>Merokok Sebagai Pilihan Hidup ?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://formulasehat.com/health-lifestyle/kanker-akibat-gaya-hidup-modern/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
