Menunda Kehamilan Dengan Pil KB
nda pasangan baru ? dan sedang mencari cara untuk menunda kehamilan ?
Banyak cara yang ditawarkan ,tetapi prinsipnya Andalah yang menentukan yang paling sesuai dan cocok untuk Anda dan pasangan.
Salah satu cara yang paling banyak dipakai oleh pasangan baru adalah kondom dan pil kontrasepsi karena kepraktisannya dan kemudahan didapatnya.
Saya tidak akan membahas kondom saat ini ,tetapi saya akan membahas mengenai kontraksepsi secara praktisnya…oke
Sampai saat ini pil kontrasepsi atau yang dikenal dengan pil KB masih menjadi pilihan bagi wanita yang ingin menunda kehamilannya. Selain praktis karena bisa dilakukan secara mandiri, pil KB ini juga bisa dengan mudah di dapatkan di apotek apotek , bahkan saat ini sudah bisa delevery order lho….
Seperti diketahui bahwa pil KB ini berisi hormon ,sehingga apabila wanita memakan pil ini secara teratur , maka akan mengganggu keseimbangan siklus hormonal normal pada bulan tsb , yang akibatnya adalah tidak terjadinya pematangan sel telur pada indung telur wanita.
Apa yang dapat terlihat atau dialami oleh wanita yang memakan pil KB secara teratur ?
Wanita tsb menjadi tidak akan mengalami pematangan sel telurnya ,sehingga kalau berhubungan intim sperma tidak akan menemui sel telur yang matang dan akibatnya wanita tsb tidak akan terjadi kehamilan
Bila pil KB ( yang berisi hormon ) diminum secara teratur maka sel telur tak akan matang sehingga juga tidak akan terjadi menstruasi / haid.
Saat ini dalam satu siklus bulanan pil KB telah dibuat oleh pabriknya ,periode pil KB kosong ( tidak berisi hormon ) biasa sekitar 7 butir pil ,sehingga pada saat meminum pil pada urutan / periode ini wanita akan mengalami perdarahan seperti menstruasi…….
Selain sebagai alat kontrasepsi, pil kontrasepsi juga memiliki kegunaan lain yaitu :
1.Dapat membantu mengurangi lamanya periode menstruasi ( terapi hormonal pada haid yang
berkepanjangan.
2. Dapat membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi ( terapi hormonal ).
3. Mengurangi terjadinya kista ovarium
.
4.Mengurangi resiko terjadinya kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan), penyakit radang
panggul, rematik, kanker rahim ,anemia dan kanker indung telur dsb.
Karena pada dasarnya kita memberikan hormon ,maka tentu tak lepas dari efek sampingnya berupa antara lain :
1.Mata kabur.
2. Sakit kepala.
3. Nyeri pada persendian.
4. Batuk dan nyeri dada.
5. Sakit perut.
6. Tekanan Darah Tinggi
6. Kadar Gula Darah meningkat
Saat ini terdapat 3 macam pil kontrasepsi yang beredar luas yaitu :
1.Pil kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Pil jenis ini merupakan pil yang
paling jamak digunakan.
2.Minipil yang hanya mengandung progesteron untuk wanita yang tidak boleh mengkonsumsi estrogen
karena beberapa alasan.
3.Pil kontrasepsi darurat yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan sesaat setelah
berhubungan badan tanpa pengaman.
Nah ……Bila Anda pasangan Muda yang ingin menunda kehamilan jangan ragu untuk menggunakan salah satu dari metode KB dan tentunya Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter keluarga Anda…..
















